MITRA, xmakoranews.com – Pastikan Masyarakat mendapatkan keadilan, Tim Hillary Brigitta Lasut (HBL) Foundation, pada Selasa (30/12/2025), dampingi pihak keluarga korban datangi Polres Minahasa Tenggara (Mitra) bertemu Kapolres AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., K.Han., guna menanyakan perkembangan pengusutan kasus penembakan yang menewaskan 3 orang dan 1 orang kritis.

Diketahui pada 20 Desember 2025, bertempat di tambang emas Ratatotok terjadi bentrok antar kelompok penambang, yang akibatkan 3 orang meninggal dan 1 orang kritis akibat tertembak senjata rakitan.

Pihak keluarga korban selanjutnya menghubungi Anggota DPR RI, DR. Hillary Brigitta Lasut (HBL) untuk meminta bantuan, dengan harapan pihak keluarga bisa mendapatkan keadilan atas proses hukum.

Kepada awak media, Advokad Martinus Dumumpe SH. menyampaikan, kehadiran Tim HBL Foundation atas arahan Ibu Hillary, untuk mendampingi keluarga korban mendapatkan keadilan.

Menurutnya, Saat permohonan pihak keluarga korban masuk dan diterima Ibu Hillary, kami tim HBL Foundation langsung diperintahkan untuk turun lapangan.

Selanjutnya setelah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban tim HBL Foundation sepakat turun hari ini, sekaligus dampingi pihak keluarga korban ketemu Kapolres Mitra.

“Kami tim HBL Foundation mengapresiasi Kapolres AKBP Handoko Sanjaya, karena sudah menerima kami dengan baik dan bersedia berdialog terkait perkembangan penanganan kasus yang sementara berjalan,” ucap Adv Martinus Dumumpe.

Pak Kapolres sampaikan kepada kami tim HBL Foundation, bahwa kasus sementara ditangani dan dalam pengembang.

“Pak Kapolres juga sampaikan pihaknya terus bergerak dan saat ini sudah ada ketambahan terduga tersangka,” terangnya.

Kami tim hukum berharap agar proses ini dapat terus berjalan hingga pihak keluarga korban mendapatkan kepastian hukum.

Selanjutnya, kami tim akan terus melakukan koordinasi dan pendampingan hukum dalam proses baik penyelidikan maupun penyidikan, sampai keluarga korban dapat keadilan.

“Terkait Kasus ini, Ibu Hillary pastikan akan terus mengawal sampai selesai. sehingga keadilan yang diharapkan oleh pihak keluarga korban dapat diperoleh,” kata Adv Martinus Dumumpe.

Sementara itu, kehadiran Tim HBL Foundation ini, pihak keluarga korban sangat bersyukur dan berterima kasih, dengan harapan keadilan bisa ditegakkan.

“Saat kejadian kami juga ada di lokasi, jika tidak melarikan diri mungkin korban jiwa akan lebih banyak, mengingat letusan senjata begitu dahsyatnya dan peluru datang dari berbagai arah,” tutur keluarga korban dengan mata berkaca-kaca.

Bagi kami keluarga korban, perbuatan para pelaku sangat biadab dan harus dihukum seberat-beratnya. hadirnya tim HBL Foundation ini kiranya dapat mengungkap tabir yang sebenarnya.

“Karena tindakan mereka mengakibatkan hilangnya beberapa nyawa manusia, tidak berhenti sampai disitu, bahkan saat kejadian baik itu HP, Uang dan barang berharga lainnya juga ikut dijarah. sampai tabung gas juga ikut dicuri,” ungkap Keluarga Korban.