BOLTIM, XMAKORANEWS.COM — Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali datang dari dunia usaha. PT Arafura Surya Alam (ASA) menyalurkan bantuan sebesar Rp75 juta kepada tiga keluarga yang terdampak kebakaran di Desa Bongkudai, Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Bupati Boltim, Senin, 17 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun XMakoraNews.com, kebakaran yang melanda Desa Bongkudai pada akhir Juli lalu menghanguskan tiga rumah dan menimbulkan korban jiwa. Pemerintah Kabupaten Boltim sebelumnya telah turun langsung memberikan bantuan awal kepada keluarga yang terdampak.
Pemkab Boltim juga telah menyatakan akan melibatkan berbagai pihak dalam proses pemulihan rumah warga, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Langkah tersebut kemudian mendapat dukungan dari PT ASA melalui penyaluran bantuan senilai Rp75 juta kepada tiga keluarga korban.
Penyaluran bantuan tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmen PT ASA dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan serta membangun hubungan dengan masyarakat di wilayah operasionalnya.
PPM & Security Manager PT ASA, Yoshua Pangkut, menyampaikan bahwa perusahaan berupaya hadir dalam berbagai situasi yang membutuhkan dukungan sosial masyarakat.
Sementara itu, Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo memberikan apresiasi terhadap kepedulian pihak perusahaan dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Bagi keluarga korban, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses untuk kembali menata kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Penyaluran bantuan untuk korban kebakaran ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian program sosial PT ASA di Boltim.
Sebelumnya, pada Juni 2026, PT ASA bersama Pemerintah Kabupaten Boltim juga menyalurkan bantuan sarana penunjang kepada kelompok petani dan nelayan. Bantuan tersebut antara lain berupa mesin tempel 15 PK, mesin katinting, freezer, cooler box dan mesin potong rumput.
PT ASA menyebut berbagai program tersebut merupakan bagian dari implementasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan.
Dengan demikian, bantuan kepada korban kebakaran Bongkudai tidak hanya dapat dilihat sebagai bantuan pascabencana, tetapi juga menjadi bagian dari pola keterlibatan perusahaan dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Boltim.
Di tengah apresiasi terhadap bantuan tersebut, transparansi mengenai penyaluran bantuan juga menjadi hal penting agar manfaat CSR benar-benar dapat diketahui masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, informasi yang tersedia menyebutkan total bantuan mencapai Rp75 juta untuk tiga keluarga korban. Belum terdapat keterangan terbuka mengenai rincian pembagian bantuan kepada masing-masing keluarga maupun bentuk bantuan secara lebih terperinci.
Informasi tersebut penting diketahui publik, bukan untuk mengurangi nilai kepedulian perusahaan, melainkan sebagai bagian dari prinsip transparansi dalam setiap program sosial yang melibatkan perusahaan dan masyarakat.
Bagi warga yang sedang berusaha bangkit setelah kehilangan tempat tinggal, setiap bentuk bantuan tentu memiliki arti. Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada penerima dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan mereka.
XMakoraNews.com akan terus mengikuti perkembangan pemulihan keluarga korban kebakaran Bongkudai serta pelaksanaan program CSR dan PPM perusahaan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Tim Redaksi