BOLTIM, XMAKORANEWS.COM — Program tanggung jawab sosial PT Arafura Surya Alam (ASA) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sepanjang 2026 mulai memperlihatkan sejumlah bentuk dukungan kepada masyarakat, mulai dari bantuan korban kebakaran, sarana produksi bagi petani dan nelayan, hingga hewan kurban untuk desa-desa lingkar tambang.
Penelusuran XMakoraNews.com terhadap sejumlah pemberitaan yang terbit sepanjang 2026 menemukan sedikitnya beberapa program sosial PT ASA yang telah dipublikasikan.
Namun, belum seluruh program tersebut mencantumkan nilai rupiah secara terbuka.
Rp75 Juta untuk Korban Kebakaran
Program dengan nominal paling jelas adalah bantuan kepada tiga keluarga korban kebakaran di Desa Bongkudai, Kecamatan Modayag Barat.
Pada 17 Agustus 2026, PT ASA menyalurkan bantuan sebesar Rp75 juta. Masing-masing keluarga dilaporkan menerima Rp25 juta. Bantuan tersebut diserahkan setelah pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Boltim.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Boltim memang telah menyatakan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan melalui program CSR, untuk membantu proses pemulihan rumah korban kebakaran Bongkudai.
Dengan demikian, bantuan PT ASA menjadi salah satu dukungan dalam rangkaian pemulihan masyarakat terdampak musibah.
109 Unit Sarana untuk Petani dan Nelayan
Program lain yang menarik perhatian adalah penyaluran sarana penunjang bagi kelompok petani dan nelayan pada Juni 2026.
Data yang dipublikasikan menyebut PT ASA menyerahkan:
- 13 unit mesin tempel 15 PK;
- 10 unit mesin katinting;
- 11 unit freezer;
- 10 unit cooler box;
- 65 unit mesin paras rumput.
Jika seluruhnya dihitung, terdapat sedikitnya 109 unit sarana produksi yang disalurkan kepada masyarakat.
RRI melaporkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari CSR PT ASA untuk mendukung produktivitas petani dan nelayan di wilayah lingkar tambang.
Yang menarik, nilai pengadaan 109 unit barang tersebut tidak dicantumkan dalam pemberitaan yang berhasil dihimpun XMakoraNews.com.
Padahal, khusus untuk mesin tempel 15 PK, harga pasar yang tersedia pada 2026 menunjukkan angka puluhan juta rupiah per unit.
Sebagai ilustrasi, sejumlah penawaran mesin tempel Yamaha 15 PK pada pasar Indonesia berada di kisaran sekitar Rp32 juta hingga Rp40 juta lebih per unit, tergantung tipe dan spesifikasinya.
Jika hanya menggunakan harga pasar tersebut sebagai simulasi, 13 mesin tempel saja berpotensi memiliki nilai ratusan juta rupiah.
Namun angka tersebut bukan nilai resmi bantuan PT ASA dan tidak dapat digunakan sebagai nilai final CSR perusahaan karena spesifikasi, harga pengadaan, distributor, pajak, maupun biaya lainnya belum diketahui.
15 Sapi untuk 15 Desa
Program sosial lainnya dilakukan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
PT ASA menyalurkan 15 ekor sapi kurban kepada 15 desa di wilayah lingkar tambang Kecamatan Kotabunan.
Program tersebut disebut sebagai bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat sekitar wilayah operasional.
Sekali lagi, nilai rupiah dari 15 ekor sapi tersebut tidak dicantumkan dalam sumber yang berhasil diverifikasi.
Ada Beasiswa dan Program Pemberdayaan
Jejak program PT ASA di Boltim juga tidak hanya berupa bantuan barang.
Sejumlah program pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan kegiatan sosial lainnya turut diberitakan sepanjang 2026.
PT ASA sendiri menyatakan berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Artinya, daftar yang berhasil dihimpun XMakoraNews.com belum tentu mencerminkan keseluruhan anggaran sosial perusahaan.
Dari penelusuran tersebut, satu hal menjadi jelas: Rp75 juta bukanlah total CSR PT ASA sepanjang 2026.
Rp75 juta merupakan angka nominal yang saat ini paling mudah diverifikasi dari program yang telah diberitakan.
Di luar angka tersebut terdapat sedikitnya 109 unit sarana produksi dan 15 ekor sapi yang nilai pengadaannya belum dipublikasikan, ditambah berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Karena itu, diperlukan data resmi perusahaan untuk mengetahui berapa sebenarnya total anggaran program PPM/CSR PT ASA yang telah direalisasikan di Boltim sepanjang 2026.
Bagi masyarakat, informasi mengenai jumlah bantuan tentu penting. Namun yang tidak kalah penting adalah mengetahui bagaimana program tersebut dirancang, siapa penerimanya, berapa nilai pengadaannya, dan seberapa besar dampaknya terhadap masyarakat.
XMakoraNews.com tidak menyimpulkan bahwa seluruh bantuan tersebut memiliki nilai tertentu sebelum adanya data resmi perusahaan.
Sebaliknya, penelusuran ini menjadi dorongan agar informasi mengenai program CSR dan PPM dapat disampaikan secara lebih terbuka kepada publik.
Jika PT ASA bersedia membuka data realisasi PPM/CSR 2026, termasuk nilai anggaran, jenis program, jumlah penerima manfaat dan lokasi penyaluran, data tersebut akan memberikan gambaran yang jauh lebih utuh mengenai kontribusi perusahaan terhadap masyarakat Boltim.
Catatan: angka estimasi harga barang dalam laporan ini bukan angka resmi PT ASA dan tidak digunakan sebagai dasar untuk menyatakan total anggaran CSR perusahaan.

Tim Redaksi